Bismillah...
Kuawali tulisanku ini dengan senantiasa bersyukur kepada
Allah Ta’ala yang telah mengaruniaiku kemampuan membaca dan menulis. Singkat
cerita, di waktu luang saya suka membaca buku-buku online atau ebook dari karya
seorang alumnus pesantren dan insinyur pertanian yang bernama
Muhaimin Iqbal. Allah memerintahkan kita untuk belajar islam secara menyeluruh
dari hal yang paling penting hingga kemasalah pribadi...sebagai contoh kita
wajib belajar ilmu tauhid dan fiqih serta ilmu yang lain. Disela –sela belajar
ilmu dasar agama, saya suka belajar ilmu kimia namun belum ada buku kimia
islami yang saya baca... akan tetapi saat saya browsing internet saya tidak
sengaja menemukan situs www.geraidinar.com
yang membahas tentang dinar...woow,,, akan tetapi dari situs itu pula banyak
yang saya temukan situs lain seperti startupcenter.asia, igrow.com dlssb. Selain
itu juga ilmu pertanian dan peternakan yang dibahas secara mendetil dengan
menggunakan petunjuk Al-Qur’an.
Satu persatu kutemukan artikel bermanfaat yang menggugah
jiwa dan meningkatkan keimanan kepada janji-janji Allah, setelah itu juga
kutemukan ebook-ebook yang satu per satu telah selesai kubaca...Siiip Briliant...ma Syaa Allah
Dari membaca buku berjudul “Natural Balance” setelah buku
seperti “Kebun Al-Qur’an”, “Pembibitan Zaitun dengan Micro Cutting” dan “iGrow
Project” telah khatam. Nah ketemu sub bab tentang “Pelajaran dari semut”
kira-kira begitu. Setelah saya membaca kisah Nabi Sulaiman dan Semut saya
tersenyum sebagaimana Nabi Sulaiman tersenyum ketika mendengar pembicaraan
semut kepada semut yang lain. Nabi Sulaiman pun bersyukur kepada Allah ta’ala
karena diberi kelebihan. Saya juga bersyukur karena bisa merasakan nikmat Allah
ta’ala berupa kemampuan dalam membaca, merenungi dan memahami tulisan serta
bisa menulis, walaupun tulisan saya masih banyak yang harus diperbaiki seperti
EYD dan kata baku.
Melihat gambar tersebut saya tersenyum dan ada juga
merasa malu, semut aja bisa kerja sama, semut aja kuat, semut aja giat kerja.
Saya malu karena selama ini saya sulit untuk memimpin, sulit untuk kerja keras,
sulit untuk kerja sama. Mungkin sampai disini tulisan saya walaupun masih
menimbulkan pertanyaan dan keambiguan..
saya berharap dengan tulisan sederhana ini saya bisa lebih meningkatkan skill
menulis saya dan semoga dengan limu
singkta ini para pembaca bisa termotivasi dan bisa berbagi pengalaman sesama
manusia. Sekian, syukron karena telah sudi membaca
Tiada ulasan:
Catat Ulasan